Irjen Budi Gunawan : Saya Tidak Punya Rekening Di Citibank, Ini Fitnah Dan Pembunuhan Karakter

WAWANCARA EKSKLUSIF

 

Dimuat juga di Blog INDONESIAKATAKAMI.WORDPRESS.COM

 

Jakarta, 6 April 2011 (KATAKAMI.COM) — Kasus penipuan yang dilakukan oleh Malinda Dee — mantan pegawai Citibank — ternyata berbuntut panjang. Nama seorang perwira tinggi Mabes Polri ikut terbawa-bawa. Dan terbawa-bawanya nama dari Irjen Budi Gunawan selaku Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri, tak lain tak bukan karena muncul pemberitaan di Harian KORAN TEMPO edisi Rabu (6/4/2011) dengan judul : “Jenderal Polisi Jadi Korban Malinda”.

Lewat reporter Koran Tempo bernama Eni Saeni, wawancara dilakukan melalui pembicaraan telepon pada hari Selasa (5/4/2011) pukul 14.33. Namun Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan bahwa pemberitaan di Koran Tempo samasekali tidak benar sebab harian ini tidak pernah melakukan wawancara dengan Irjen. Budi Gunawan.

Seolah gayung bersambut, lewat website Tempo Interaktif, dimuat berita lanjutan yang berjudul : “Tempo Pastikan Wawancarai Irjen Budi Gunawan.

Disebutkan dalam berita ini, “Wawancara dengan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Inspektur Jenderal Budi dilakukan melalui telepon oleh Eni Saeni, Staf Redaksi Koran Tempo, pada jam 14.33. Saat itu, Eni menanyakan, apakah Budi menjadi salah satu korban Malinda? Sambil tertawa Budi menjawab “iya”. Soal nilainya? “Ah enggak besar, nanti aja ya, saya lagi rapat.” Budi pun kemudian menutup telepon selulernya”.

Rabu (6/4/2011) sore, KATAKAMI.COM menghubungi Pemimpin Redaksi Koran Tempo, Darsono, untuk mengkalrifikasi soal klaim wawancara dengan Irjen Budi Gunawan.

“Kami ingin memastikan bahwa kami memang melakukan wawancara dengan Pak Budi Gunawan. Kami sedang menyiapkan data percakapan …. ya, record contact yang ada di HP”.

KATAKAMI.COM menanyakan kepada Darsono, “Apakah bukti-bukti yang disiapkan Koran Tempo, termasuk rekaman wawancara dengan Irjen Budi Gunawan ? Apakah Koran Tempo memiliki bukti rekaman wawancara ? Sebab Irjen Budi Gunawan mengaku kecewa sebab Koran Tempo dianggap telah melakukam pembunuhan karakter terhadap dirinya “.

Darsono menjawab, “Saya tidak tahu tapi kami akan mengusahakan. Yang jelas, kami memang mengontak beliau. Dan sama sekali tidak ada niat untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap Pak Budi Gunawan”.

 


Irjen Budi Gunawan


 

Untuk mengkonfirmasikan semua pemberitaan dari Koran Tempo, KATAKAMI.COM mendapat kesempatan untuk melakukan WAWANCARA EKSKLUSIF dengan Irjen Budi Gunawan.

Di sela-sela rapat penting yang dilakukan Divisi Propam Polri di Hotel Ambara di bilangan Jakarta Selatan, selama 30 menit Irjen Budi Gunawan menemui KATAKAMI.COM untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang menyangkut kasus Melinda Dee.

Berikut ini WAWANCARA EKSKLUSIF dengan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Budi Gunawan :

KATAKAMI.COM (K) : Terimakasih untuk kesempatan wawancara eksklusif ini. Nama anda disebut oleh Koran Tempo sebagai salah satu korban penipuan dari Melinda Dee, mantan pegawai Citibank. Apa komentar anda ?

BUDI GUNAWAN (BG) :  Semua yang dituliskan oleh Koran Tempo itu tidak benar. Saya tegaskan disini bahwa tidak ada satu mediapun yang melakukan wawancara dengan saya. Baru kepada anda hari ini, saya bersedia diwawancarai. Jadi, saya sangat kecewa sekali kepada Tempo.

(K) : Kecewa bahwa pemberitaan itu dituliskan tanpa melakukan konfirmasi dan wawancara ?

(BG) : Ya, saya tidak pernah diwawancarai. Jadi saya sangat heran kalau Tempo mengumumkan bahwa reporter mereka menelepon saya pada jam sekian sekian. Mereka bicara dengan siapa ? Apakah benar dengan saya ? Sebab pada hari Selasa (5/4/2011) kemarin, seharian penuh saya mengikuti rapat. Apakah mungkin dalam suasana rapat yang begitu formal, saya bisa seenaknya menjawab telepon dan ketawa-ketawa ? Anda lihat sendiri sekarang. Saya pun sedang mengikuti rapat penting. Tapi saya hargai itikat baik dan kerja profesional anda yang datang secara langsung untuk meminta wawancara seperti ini.

(K) : Pak Budi Gunawan, benarkah anda punya rekening di Citibank ?

(BG) : Saya tidak punya rekening tabungan di Citibank. Saya tidak kenal dengan yang namanya Malinda Dee. Lalu darimana ceritanya, saya bisa disebutkan sebagai korban penipuan ? Sekali lagi saya katakan bahwa saya tidak punya rekening tabungan apapun di Citibank. Saya merasa dizolimi. Seakan-akan hendak dibangun opini publik bahwa saya memiliki uang yang sangat banyak. Dan media massa, harusnya profesional. Media harus menyuarakan kebenaran dan keadilan. Sebab semua pemberitaan Tempo yang menyangkut diri saya adalah kebohongan. Ini menyangkut nama baik, harkat dan martabat saya. Saya merasa bahwa pemberitaan Tempo adalah sebuah pembunuhan karakter … character assassination … terhadap diri saya.

 

(K) : Apa langkah yang akan diambil menyikapi pemberitaan Tempo ?

(BG) : Saya dengar, Kepala Divisi Humas Polri yang akan mengirimkan hak jawab kepada Koran Tempo. Jadi biarlah ini ditangani oleh Humas.

(K) : Baik Pak Budi, terimakasih untuk wawancara ini.

(BG) : Terimakasih sama-sama.

 

 

 

(*)

 

%d bloggers like this: